DIAGRAM FRAYER TENTANG PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI
Diagram
Frayer tentang Pembelajaran Berdiferensiasi
Peserta
CGP A.10: SAMTO -Singkawang Kalbar
Fasilitator:
Dr. Heni Maryani, M.Pd
Pengajar
Praktik: Lia Ikmalia, S.Pd
1. Definisi
Pembelajaran Berdiferensiasi
Pembelajaran berdiferensiasi adalah
pendekatan pengajaran di mana guru merancang dan mengimplementasikan berbagai
strategi pembelajaran yang disesuaikan dengan kebutuhan, minat, kemampuan, dan
gaya belajar masing-masing siswa dalam satu kelas. Tujuannya adalah untuk
memaksimalkan potensi setiap siswa dan memastikan bahwa semua siswa dapat
mencapai tujuan pembelajaran yang telah ditetapkan.
2. Ciri-ciri/
Karakteristik Pembelajaran Berdiferensiasi
·
Penilaian Awal: Guru melakukan penilaian awal
untuk memahami kemampuan, minat, dan gaya belajar siswa.
·
Kelompok Fleksibel: Siswa dikelompokkan berdasarkan
kebutuhan belajar yang dapat berubah sesuai perkembangan mereka.
·
Beragam Metode Pembelajaran: Penggunaan berbagai metode
pengajaran seperti pembelajaran kooperatif, proyek berbasis minat, dan stasiun
pembelajaran.
·
Penyesuaian Konten, Proses, dan
Produk: Guru
menyesuaikan materi pelajaran (konten), cara belajar (proses), dan hasil akhir
yang diharapkan (produk) sesuai dengan profil siswa.
·
Umpan Balik Berkelanjutan: Guru memberikan umpan balik yang
teratur dan konstruktif selama proses pembelajaran.
·
Keterlibatan Aktif Siswa: Siswa terlibat secara aktif dalam
proses belajar dan penilaian.
3. Contoh
Pembelajaran Berdiferensiasi
·
Kelompok Diskusi Berbasis Tingkat
Kemampuan: Siswa
dikelompokkan berdasarkan tingkat pemahaman mereka terhadap suatu topik dan
melakukan diskusi sesuai tingkatannya.
·
Proyek Pilihan: Siswa diberi pilihan proyek yang
berbeda sesuai dengan minat dan gaya belajar mereka, seperti membuat video,
menulis esai, atau melakukan eksperimen.
·
Stasiun Pembelajaran: Kelas diatur menjadi beberapa
stasiun dengan aktivitas berbeda yang dirancang untuk memenuhi berbagai tingkat
kemampuan dan gaya belajar.
·
Refleksi dan Jurnal Harian: Siswa menulis refleksi atau
jurnal harian tentang apa yang mereka pelajari, memberikan kesempatan bagi guru
untuk memahami perkembangan individual mereka.
4. Bukan Contoh Pembelajaran
Berdiferensiasi
·
Pengajaran Satu Ukuran untuk Semua: Mengajar seluruh kelas dengan
cara yang sama tanpa mempertimbangkan perbedaan individu.
·
Tes dan Tugas yang Seragam: Memberikan tes dan tugas yang
sama kepada semua siswa tanpa penyesuaian.
·
Kelompok Statis: Siswa dikelompokkan secara
permanen berdasarkan kemampuan awal tanpa memperhatikan perkembangan mereka.
·
Pengabaian Minat Siswa: Tidak mempertimbangkan minat dan
gaya belajar siswa dalam merancang pembelajaran.
·
Penilaian Hanya di Akhir Unit: Hanya melakukan penilaian sumatif
di akhir unit tanpa penilaian formatif selama proses pembelajaran.
Diagram Frayer

Komentar
Posting Komentar