AKSI NYATA MODUL 1.4 SESI BERBAGI PEMAHAMAN & PENGALAMAN TERHADAP KONSEP-KONSEP KUNCI DALAM MODUL BUDAYA POSITIF

 

AKSI NYATA Modul 1.4

 

SESI BERBAGI Pemahaman Terhadap Konsep-Konsep Kunci

dalam Modul Budaya Positif

 

(Perubahan Paradigma Belajar, Disiplin Positif, Motivasi Perilaku Manusia,

Kebutuhan Dasar, Posisi Kontrol Restitusi, Keyakinan Kelas dan Segitiga Restitusi)

 

Peserta CGP A.10: SAMTO -Singkawang Kalbar

Fasilitator: Dr. Heni Maryani, M.Pd

Pengajar Praktik: Lia Ikmalia, S.Pd

 

 

1.      Perubahan Paradigma Belajar:

·         Definisi: Beralih dari pendekatan tradisional yang berfokus pada otoritas guru dan kontrol ketat, menuju pendekatan yang menekankan pada pembelajaran yang berpusat pada murid, pengembangan karakter, dan pembelajaran sosial-emosional.

·         Implementasi: Melibatkan murid secara aktif dalam proses belajar, memberikan kebebasan untuk eksplorasi, dan menumbuhkan rasa tanggung jawab serta kemandirian dalam belajar.

 

2.      Disiplin Positif:

·         Definisi: Pendekatan yang fokus pada penguatan perilaku positif melalui penghargaan dan pengakuan, serta pembelajaran dari kesalahan tanpa hukuman yang merusak.

·         Implementasi: Menerapkan sistem penghargaan, membuat perjanjian kelas, dan memfokuskan pada pemecahan masalah bersama murid untuk meningkatkan perilaku baik.

 

3.      Motivasi Perilaku Manusia:

·         Definisi: Pemahaman bahwa perilaku manusia didorong oleh kebutuhan dasar dan tujuan yang ingin dicapai. Motivasi bisa bersifat intrinsik (dari dalam diri) atau ekstrinsik (dari luar).

·         Implementasi: Mendorong motivasi intrinsik dengan memberikan tantangan yang relevan dan memberikan ruang bagi murid untuk memilih serta mengontrol proses belajar mereka.

 

4.      Kebutuhan Dasar:

·         Definisi: Kebutuhan yang mendasar bagi kesejahteraan dan perkembangan murid, seperti rasa aman, kasih sayang, rasa memiliki, otonomi, dan kompetensi.

·         Implementasi: Memastikan lingkungan belajar yang mendukung kebutuhan emosional dan psikologis murid, seperti rasa aman dan diterima dalam komunitas sekolah.

 

5.      Posisi Kontrol Restitusi:

·         Definisi: Pendekatan dalam pengelolaan kelas yang berfokus pada pemulihan hubungan dan perbaikan perilaku, bukan pada pemberian hukuman.

·         Implementasi: Melibatkan murid dalam proses refleksi dan perbaikan perilaku, serta membantu mereka memahami dampak dari tindakan mereka dan mencari cara untuk memperbaikinya.

 

6.      Keyakinan Kelas:

·         Definisi: Nilai-nilai dan prinsip-prinsip yang disepakati bersama oleh guru dan murid untuk menciptakan lingkungan belajar yang positif dan suportif.

·         Implementasi: Menyusun aturan kelas bersama murid, mendiskusikan nilai-nilai penting, dan membuat poster atau pengingat visual tentang keyakinan kelas.

 

7.      Segitiga Restitusi:

·         Definisi: Model yang digunakan untuk memandu murid dalam memahami kesalahan mereka, merasakan dampaknya, dan mencari cara untuk memperbaiki hubungan serta perilaku.

·         Implementasi: Menggunakan segitiga restitusi dalam proses pembelajaran dan penanganan konflik, membantu murid untuk mengakui kesalahan, merasakan empati, dan merencanakan tindakan perbaikan.

Ø  Menstabilkan identitas: Mengenali murid sebagai individu yang baik dan berpotensi.

Ø  Validasi tindakan: Mendengarkan dan memahami alasan di balik tindakan murid.

Ø  Mencari keyakinan: Mengajak murid mengingat dan menerapkan keyakinan kelas untuk memperbaiki kesalahan.

 

 

SESI BERBAGI Pengalaman dan Pembelajaran

Setelah Menerapkan Konsep-Konsep Kunci

dalam Modul Budaya Positif

 

 

1.      Perubahan Paradigma Belajar:

·         Pengalaman: Melibatkan murid dalam proses belajar secara aktif dan memberikan lebih banyak ruang untuk inisiatif mereka. Murid menjadi lebih bersemangat dan terlibat dalam pembelajaran.

·         Pembelajaran: Paradigma belajar yang berpusat pada murid meningkatkan kemandirian dan rasa tanggung jawab mereka terhadap pembelajaran.

 

2.      Disiplin Positif:

·         Pengalaman: Menggantikan hukuman dengan penghargaan dan pengakuan atas perilaku baik. Terlihat peningkatan dalam perilaku positif dan kerjasama murid.

·         Pembelajaran: Disiplin positif efektif dalam membangun lingkungan belajar yang kondusif dan mendukung perkembangan karakter murid.

 

3.      Motivasi Perilaku Manusia:

·         Pengalaman: Memberikan tantangan yang relevan dan memberikan otonomi lebih kepada murid. Murid menunjukkan motivasi yang lebih tinggi dalam belajar.

·         Pembelajaran: Motivasi intrinsik lebih efektif dalam jangka panjang dibandingkan motivasi ekstrinsik.

 

4.      Kebutuhan Dasar:

·         Pengalaman: Menciptakan lingkungan yang aman dan mendukung kebutuhan emosional murid. Murid merasa lebih nyaman dan aman dalam belajar.

·         Pembelajaran: Memenuhi kebutuhan dasar murid adalah fondasi penting untuk keberhasilan belajar dan perkembangan mereka.

 

5.      Posisi Kontrol Restitusi:

·         Pengalaman: Menggunakan pendekatan restitusi dalam mengelola perilaku murid. Murid lebih memahami dampak dari tindakan mereka dan berusaha memperbaikinya.

·         Pembelajaran: Restitusi membantu membangun hubungan yang lebih baik antara guru dan murid serta meningkatkan rasa tanggung jawab murid.

 

6.      Keyakinan Kelas:

·         Pengalaman: Menyusun aturan kelas bersama murid dan mendiskusikan nilai-nilai penting. Murid lebih patuh dan merasa memiliki terhadap aturan yang ada.

·         Pembelajaran: Melibatkan murid dalam penyusunan aturan meningkatkan kepatuhan dan rasa tanggung jawab mereka terhadap lingkungan kelas.

 

7.      Segitiga Restitusi:

·         Pengalaman: Menggunakan segitiga restitusi dalam menangani konflik dan kesalahan. Murid belajar untuk memahami kesalahan mereka dan mencari cara untuk memperbaikinya.

·         Pembelajaran: Segitiga restitusi efektif dalam mengembangkan empati dan kemampuan murid untuk memperbaiki hubungan serta perilaku.

Dengan menerapkan konsep-konsep ini, guru dapat menciptakan lingkungan belajar yang lebih positif, mendukung perkembangan holistik murid, dan meningkatkan kualitas pembelajaran di kelas.

 

Link Link Penerapan Segitiga Restitusi:

https://guru.kemdikbud.go.id/bukti-karya/video/658745

https://guru.kemdikbud.go.id/bukti-karya/video/660485

 

Link Link Aksi Nyata Modul 1.1:

https://docs.google.com/presentation/d/1yXaIbFE1EAVhbvTWQZDUM5V0Vr0-XUJjxrPInjZG4Ys/edit?usp=sharing

 

Link Link Aksi Nyata Modul 1.2:

https://docs.google.com/presentation/d/1LzpR10aWwDYkH9YeueRHveUydVNdc_PGcmNrW-2rGec/edit?usp=sharing

 

Link Link Aksi Nyata Modul 1.3:

https://docs.google.com/presentation/d/1669NTzOuuZB7ua1PQgd7339ijgtKjEEw40-Is0gyIlA/edit?usp=sharing

-$$$-









Komentar

Postingan populer dari blog ini

RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER (RPS) P5BK

Strategi Penilaian Formatif

DIAGRAM INFOGRAFIK PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI