SPESIFIKASI DRAINASE

 

RANGKUMAN MATERI

TENTANG SPESIFIKASI DRAINASE

 

Tujuan dari pekerjaan drainase adalah untuk menghindari kerusakan jalan yang disebabkan oleh air yang masuk ke dalam badan jalan, baik air yang berasal dari permukaan maupun bawah permukaan.Mininya drainase jalan raya maupun jalan tol akan berakibat genangan air yang dapat merusak struktur jalan dan mengganggu lalu lintas pengguna jalan.

Drainase merupakan hal terpenting dalam merencanaan jalan raya yaitu memiliki kegunaan untuk melindungi kerusakan jalan dari pengaruh air.

 

A. PEKERJAAN LAPISAN FONDASI AGREGAT

1. Lingkup pekerjaan

Pada lingkup pekerjaan ini yang perlu diperhatikan adalah pembuatan selokan atau parit baru baru baik dilapisi maupun tidak dilapisi, meratakan kembali selokan yang telah ada dan belum terlapisi. Melakukan perlindungan terhadap sungai yang telah ada, saluran irigasi maupun saluran lainnya untuk menghindari gangguan baik yang bersifat sementara maupun tetap.

2. Bahan dan jaminan mutu

Timbunan bahan yang akan dipergunakan diharuskan memiliki kesesuaian persyaratan ketentuan jaminan mutu, penghamparan, pemadatan, maupun sifat dari bahan. Pemasangan batu dengan mortar diharuskan memiliki kesesuaian persyaratan ketentuan jaminan mutu, penghamparan, pemadatan, maupun sifat dari bahan.

3. Pelaksanaan

a. Dalam menetapkan titik pengukuran disaluran lokasi yang memerlukan panjang, kelandaian, arah aliran, maupun pengaturan pembuangan dari keseluruhan selokan, perlu ditandai dengan teliti oleh penyedia jasa dan disesuaikan dengan gambar yang diperintahkan oleh direksi pekerjaan sebelum pelaksanaan dimulai.

b. Pelaksanaan Pekerjaan Selokan

Penimbunan, penggalian maupun pemangkasan pelaksanaannya disesuaikan dengan keperluan dalam membuat selokan, baik saluran yang baru maupun lama, sehingga memenuhi kelandaian yang ditunjukkan pada gambar dan telah mendapatkan persetujuan dari direksi pekerjaan. Apabila posisi selokan telah disiapkan atas persetujuan direksi pekerjaan, pelapisan selokan pasangan batu dengan mortar wajib dilakukan seperti yang disyaratkan. Keseluruhan bahan yang dihasilkan dari galian dibuang maupun diratakan oleh penyedia jasa untuk mencegah dampak lingkungan yang ditimbulkan sesuai petunjuk direksi pekerjaan.

4. Pengukuran Dan Pembayaran

a. Pengukuran galian

Pada pekerjaan galian selokan dan saluran air diukur dalam satuan meter kubik berdasarkan volum aktual bahan yang telah mendapatkan persetujuan dari oleh direksi pekerjaan. Pekerjaan galian digunakan untuk membentuk kembali saluran air maupun selokan, supaya memenuhi garis ketinggian seperti yang terdapat pada gambar ataupun sesuai perintah

direksi pekerjaan.

b. Timbunan

Timbunan yang dipergunakan bagi pekerjaan saluran air maupun selokan pengukuran dan pembayarannya disesuaikan dengan spesifikasi ini.

c. Pengukuran dan pembayaran pelapisan saluran

Pelapisan saluran untuk selokan drainase maupun saluran air akan dilakukan pengukuran dan pembayaran sebagai pasangan batu dengan mortar dalam spesifikasi ini.


B. PEKERJAAN PASANGAN BATU DENGAN MORTAR

Lingkup Pekerjaan

Detail pelaksanaan selokan baik yang dilapisi maupun tidak, yang tidak dimasukkan di dalam dokumen kontrak pada saat pelelangan diterbitkan oleh direksi pekerjaan setelah penyedia jasa menyerahkan hasil survei lapangan. Di dalam pekerjaan ini ada beberapa toleransi yang harus diperhatikan, antara lain:

a. Tiap sisi muka masing-masing bahu dari permukaan pasangan batu dengan mortar tak diizinkan lebih dari 1 sentimeter dari profil permukaan rata-rata pasangan batu dengan mortar disekitarnya.

b. Untuk pelapisan selokan dan saluran air, profil permukaan rata-rata selokan dan saluran air yang dibuat dengan pasangan batu dengan mortar tak dizinkan memiliki perbedaan lebih dari 3 sentimeter dari permukaan lantai saluran yang sudah ditentukan ataupun mendapatkan persetujuan.

c. Selain itu, juga tidak diperkenankan mengalami pergeseran lebih dari 5 sentimeter dari profil penampang melintang yang sudah ditentukan ataupun mendapat persetujuan sebelumnya.

d. Ketebalan terkecil tiap-tiap pekerjaan pasangan batu dengan mortar tidak diizinkan lebih dari 20 sentimeter.

e. Profil akhir untuk saluran kecil yang tidak memikul beban seperti lubang penangkap dan lantai golak tidak diperkenankan bergeser melebihi 3 sentimeter dari profil yang sudah ditentukan ataupun mendapat persetujuan sebelumnya.

Pelaksanaan

a. Penyiapan format atau fondasi

Susunan lapisan pasangan batu dengan mortar harus dipersiapkan dengan prosedur dan syarat yang memenuhi ketentuan yang telah ditetapkan.

b. Penyiapan batu

Batu dalam keadaan bersih dari bahan yang tidak diinginkan yang akan berpengaruh pada daya lengketnya adukan. Pada saat sebelum pemasangan, seluruh permukaan batu harus dibasahi dan didiamkan yang bertujuan supaya batu menyerap air.

c. Pemasangan lapisan batu

d. Pelaksanaan pasangan batu dengan mortar untuk pekerjaan struktur

 

C. PEKERJAAN GORONG-GORONG DAN DRAINASE BETON

Pelaksanaan

a. Persiapan tempat kerja

Penggantian dan persiapan parit serta fondasi bagi drainase beton dan gorong-gorong diharuskan pelaksanaanya disesuaikan dengan ketentuan pekerjaan galian dari spesifikasi ini, khususnya pada pekerjaan galian untuk struktur dan pipa.

b. Penempatan gorong-gorong pipa beton

Pada saat memasang pipa beton harus hati-hati. Penempatan lidah sambungan pada hilir dan lidah sambungan harus dimasukkan semuanya ke dalam alur sambungan sesuai arahan dan kelandaiannya.

 

Jenis- jenis Drainase

Drainase dibagi menjadi 2, yaitu memanjang dan melintang.

Drainase memanjang antara lain: parit(dibahu jalan/lereng galian), talang (saluran pada tepi perkerasan/bahu jalan), turnouts (saluran pendek menikung keluar dari tepi jalan), chutes (saluran terbuka yang membawa air dari parit menuruni lereng), parit intersepsi (intercepting ditchs) didekat ujung lereng galian untuk menurunkan genagna pada jalan..

Drainase melintang antara lain: fords (persilangan sungai dan jalan tanpa perkerasan) , drifts (persilangan sungai dan jalanyang diberi perkerasan), culvets (gorong-gorong).

 

Bentuk saluran drainase

1.     Trapesium                              


2.     Persegi                                        

      3.     Segitiga                                      

      4.      Setengah lingkaran/parabola


                                                                                                                              

Komponen Saluran drainase

  • 1.       Inlet got tepi (lubang bukaan) arah mendatar melintang pada dasar got tepi berbatasab dengan batu tepi.
  • 2.       Inlet kereb tepi (lubang pada bidang batu tepi arah masuk tegak lurusapa aliran got tepi)
  • 3.       Manhole (bak kontrol)
  • 4.       Gorong-gorong
  • 5.       Talang
  • 6.       Pipa sambungan


Alur tahapan kerja pemasangan gorong-gorong:

  • 1.       Pengukuran
  • 2.       Penggalian
  • 3.       Pembuatan lantai kerja
  • 4.       Pemasangan dan penyambungan gorong-gorong
  • 5.       Urukan kembali.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER (RPS) P5BK

Strategi Penilaian Formatif

DIAGRAM INFOGRAFIK PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI